1. Beranda
  2. /
  3. Galeri
  4. /
  5. Bimtek UMKM Pangan Steril Komersial

Bimtek UMKM Pangan Steril Komersial

Badan POM selaku pengemban amanah pengawasan keamanan pangan menyadari bahwa sistem jaminan keamanan, mutu dan gizi pangan yang handal merupakan salah satu kunci bagi industri untuk mampu bersaing dalam kancah ekonomi nasional maupun global.Untuk itu, Badan POM berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan daya saing industri, termasuk perkuatan UMKM pangan.

Maraknya trend pertumbuhan UMKM pangan saat ini, yakni pengembangan makanan kuliner Indonesia yang dikalengkan menggunakan teknologi sterilisasi komersial dengan mesin retort untuk menambah umur simpan produk pangan. Badan POM mengatur produksi Pangan Steril Komersial dengan menerbitkan Peraturan Kepala Badan POM No. 24 tahun 2016 tentang Persyaratan Pangan Steril Komersial yang mewajibkan Pelaku Usaha Pangan Steril Komersial untuk menerapkan Cara Produksi yang Baik untuk Pangan Steril Komersial, salah satunya memastikan tahap sterilisasi harus memberikan nilai F0 sekurang-kurangnya 3,0 menit dihitung terhadap spora Clostridium botulinum. Pelaku UMKM umumnya belum memiliki pengetahuan dan sumberdaya yang mumpuni untuk memenuhi ketentuan ini.

Selain itu, Badan POM juga telah menerbitkan Peraturan Badan POM No. 21 Tahun 2019 tentang Program Manajemen Risiko Keamanan Pangan di Industri Pangan yang mewajibkan penerapan PMR bagi produsen pangan steril komersial. Dengan diberlakukannya peraturan tersebut dan minimnya pengetahuan mengenai proses sterilisasi komersial khususnya kecukupan panas pada pelaku UMKM, maka menjadi perhatian penting Badan POM untuk berupaya meningkatkan kapasitas UMKM dalam pemastian keamanan  pangan dan daya saing industri UMKM tanpa mengesampingkan aspek mutu, gizi dan keamanan produk pangan yang dihasilkan.

Pada kondisi pandemic Covid-19 ini, salah satu penunjang ketahanan pangan masyarakat Indonesia adalah dengan pemberdayaan UMKM yang memproduksi pangan olahan yang memiliki umur simpan produk yang lama dan memiliki nilai mutu dan gizi yang baik, serta aman untuk dikonsumsi.

Menindaklanjuti hal tersebut sekaligus sebagai bentuk dukungan BADAN POM terhadap perkuatan UMKM, telah dilaksanakan kegiatan Bimtek UMKM Pangan Steril Komersial yang Menunjang Ketahanan Pangan Selama Pandemic Covid-19 untuk memberikan informasi mengenai regulasi terkini kepada industri UMKM yang diproses sterilisasi komersial di Indonesia.

Selain hal tersebut di atas, Bimtek ini juga diselenggarakan sebagai rangkaian dari World Food Safety Day yang jatuh pada tanggal 7 Juni 2020.World Food Safety Day 2020 masih mengusung tema yang sama dengan tahun sebelumnya bahwa keamanan pangan merupakan kepentingan setiap orang dan diselenggarakan untuk menginspirasi tindakan dalam upaya pencegahan, deteksi dan penanganan risiko penyakit akibat pangan, kontribusi terhadap ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, kesejahteraan ekonomi, pertanian, akses pasar, pariwisata dan pembangunan berkesinambungan.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 22 Juni 2020 – 23 Juni 2020 dengan jumlah peserta pada tanggal 22 Juni sebanyak 177 peserta dan pada tanggal 23 Juni sebanyak 172 peserta yang terdiri dari UMKM Pangan Steril Komersial seluruh Indonesia terutama yang produknya telah terdaftar di Badan POM. Penjaringan peserta juga dilakukan dengan melibatkan inkubator bisnis, fasilitas sterilisasi dan koperasi gabungan UMKM, antara lain BPTBA LIPI Jogja, PPII LIPI Cibinong, P2 TTG LIPI Subang, Koperasi UMKM WUBI Batam dan Sentra Rendang Payakumbuh. Selain itu, bimtek ini juga diikuti oleh perwakilan dari UPT BADAN POM yang pada area pengawasannya terdapat sarana produksi Pangan Steril Komersial  yang Disterilisasi Setelah Dikemas.

Peserta UMKM Pangan Steril Komersial yang mengikuti acara ini antara lain:

No

Nama

UMKM

Jabatan

1

Saprudin
Mitra tani farm
Supervisor Produksi

2

ISNAINI RAHMAH
CV Buana Citra Sentosa
Pemilik

3

WITRYA DAMEIYANTI, SE
Koperasi Sentra Rendang Payo
Ketua

4

Diana yulicia
de"manja
owner

5

DWI ENDAH KURNIAWATI
CV. ARROHMAH
DIREKTUR

6

Melinda Purnamasari
Rendang Resha
Marketing

7

Silvilestari
Randang Minang Hj Fatimah
Owner

8

Haniful Fakhrur Razi
Raflaini
Pemilik

9

Nurul Azizah Rosanadewi
Kedai 78
Owners

10

Bambang Suyikno
Djava Sukses Abadi
Direktur

11

RENANTA ANINDIA WARDANA
ANTABOGA ANEKA PANGAN
PEMILIK

12

Melince Situmorang
PT Prima Rasa Food
Quality Control

13

siti halimah
takana rendang
pemilik

14

Ahlul badrito resha
Rendang Resha Payakumbuh
Owner

15

Rizki Dwi S
CV Nusantara Sehat Mandiri
Penanggung Jawab Teknis

16

Mahdini
Bellia indah
Owner

17

Titin Risti Atmala Sari
Rendang Mala
Pimpinan

18

Sri Yuliastuti
Uni Tutie
Direktur

19

Nopi Elida
MT FARM
Quality Control

20

Francisca Sundoro
PT Montis Boga
Direktur

21

Mega Ayu Mustika Pradani
PT WAHANA TRANSFORMASI INDONESIA (DANSEL FOOD)
CEO & FOUNDER

22

Desie Surachman
Cv. Nusantara Sehat Mandiri
Regulatory

23

Nopi Elida
MT FARM
Quality Control

24

Yelsi
YO Randang
Pimpinan

25

nurrokhman jauhari
Allisha Foods
manajer produksi

26

Nurul Arifah Harris
Dapoer Rendang Riry
Maneger

27

Dienda Lora Buana
PT Sinergi Brebes Inovatif
General Manager

28

JUMIRIN
CV BUANA CITRA SENTOSA
PIMPINAN PRODUKSI

29

Dendra Windarto
PT RISQUNA DEWAKSARA
Manager Produksi

30

Murzalina
UMKM
Owner Rendang Taragak

31

Dedy Syandera Putera
Rendang Gadih
Direktur
 32
Farhan
UD MAJA
Staff HR

 33

Ery subayanto
PT. montis boga
Produksi

34

Cahyo Suripto / Sri Ciptanigsih
PT Kemang Food Industries
Staf GA

35

Rendi Pratama
Sentra Rendang Payakumbuh
Kepala UPTD Pusat Pelayanan dan Pengembangan Rendang

36

Ade Haddiana
CV Nusantara Sehat Mandiri
Quality

37

Andri Prastyowati
PT Realfood Winta Asia
Kepala Divisi Quality

38

Nofri Anggi
Rendang Uncu
Owner

39

Andri Prastyowati
PT Realfood Winta Asia
Kepala Divisi Quality

40

Nofri Anggi
Rendang Uncu
Owner

41

Silvilestwri
Randang Minang Hj Fatimah
owner

42

Etik hartatik
Koperasi wubi payung sekaki
Ketua

43

Yesril Harnedi
RM. Puti Buana
Direktur

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ibu Deputi 3 Bidang Pengawasan Pangan Olahan Ibu Dra. Reri Indriani, Apt, M.Si diharapkan mampu meningkatkan kompetensi UMKM secara langsung sebagai penunjang Ketahanan Pangan selama masa Pandemic Covid-19.

Materi yang disampaikan pada kegiatan ini antara lain :

  1. Regulasi CPPOB dalam UMKM Pangan Steril Komersial disampaikan oleh Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru Ibu Ema Setyawati, S.Si, Apt, ME.
  2. Kecukupan panas pada Pangan Steril Komersial yang disterilisasi setelah dikemas disampaikan oleh Dr. Eko Hari Purnomo .(IPB).
  3. Pengenalan HACCP disampaikan oleh Ir. Titiek Sudarti, MM.
  4. Pengembangan prosedur dan catatan monitoring kecukupan panas disampaikan oleh Dr. Eko Hari Purnomo M.Sc

Kegiatan pendampingan dari Badan POM akan terus dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat aman, bergizi, dan bermutu.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa para peserta dapat menangkap materi bimtek dengan baik dimana nilai post test mengalami kenaikan dibandingkan dengan nilai pre test. Nilai rata-rata post test yang diperoleh peserta setelah mengikuti bimtek adalah 93.2 dari skala 100.

Selain itu, kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari peserta bimtek dengan hasil survei kepuasan pelaku usaha terhadap bimbingan teknis dan narasumber kegiatan adalah sebagai berikut:



Berikut ini adalah foto-foto yang telah di dokumentasikan:





Artikel Terbaru
Jajak Pendapat
Galeri
Galeri Lainnya

Punya Masalah?

Kami ada dan siap memberikan solusi untuk anda.

Hubungi Kami