1. Beranda
  2. /
  3. Regulasi
  4. /
  5. Kosmetika
  6. /
  7. Penerapan CPKB

Penerapan CPKB

Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) adalah seluruh aspek kegiatan pembuatan Kosmetika yang bertujuan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Ketentuan terkait CPKB diatur dalam Peraturan Badan POM Nomor 25 Tahun 2019 tentang Pedoman Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik.

Tata cara permohonan pengajuan sertifikasi CPKB berdasarkan pada:

  1. PP No. 32 Tahun 2017 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Pengawas Obat dan Makanan
  2. Peraturan Kepala Badan POM Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Obat dan Makanan.
  3. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 27 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Publik di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Industri Kosmetika dalam melakukan kegiatan pembuatan Kosmetika wajib menerapkan pedoman CPKB yang meliputi:

  • sistem manajemen mutu;
  • personalia;
  • bangunan dan fasilitas;
  • peralatan;
  • sanitasi dan higiene;
  • produksi;
  • pengawasan mutu;
  • dokumentasi;
  • audit internal;
  • penyimpanan;
  • kontrak produksi dan pengujian; dan
  • penanganan keluhan dan penarikan produk.

Pedoman CPKB diterapkan untuk:

  • Industri Kosmetika yang menerima kontrak produksi
    • dibuktikan dengan Sertifikat CPKB.
  • Industri Kosmetika yang tidak menerima kontrak produksi
    • dibuktikan dengan Sertifikat CPKB atau Surat Keterangan Penerapan CPKB.

Sertifikat CPKB dan Surat Keterangan Penerapan CPKB berlaku sampai 5 tahun sejak tanggal diterbitkan.

Artikel Terbaru
Jajak Pendapat
Galeri
Galeri Lainnya

Punya Masalah?

Kami ada dan siap memberikan solusi untuk anda.

Hubungi Kami